Tips nutrisi aman dan sehat dari ahlinya, tidak perlu obat penurun berat badan - informasi
Kesehatan

Tips nutrisi aman dan sehat dari ahlinya, tidak perlu obat penurun berat badan

INDOZONE.ID – Dalam sehari, seseorang umumnya membutuhkan 2.000 kalori dari kebutuhan kalori harian. Tetapi bagi sebagian orang yang tidak terlalu aktif, mereka membutuhkan setidaknya 1.800 kalori per hari.

Ahli gizi Herbalife Aria Novitasari mengungkapkan bahwa mencapai berat badan ideal bukan hanya soal mengurangi konsumsi karbohidrat, tapi juga mengatur asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Baca juga: Fibre Drink Jadi Sahabat Diet, Apa Saja Manfaatnya?

“Kalau mau diet atau menurunkan berat badan atau mencapai berat badan ideal, tidak hanya penting memotong nasi, tapi juga mengontrol kalori,” ujarnya dalam pertemuan di Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2022).

Jika ingin menurunkan berat badan dan mencapai berat badan ideal, ternyata Anda hanya perlu memangkas 500 kalori dari kebutuhan kalori harian.

Tips diet dari para ahli.Tips diet dari para ahli. (FREEPIK/jcomp)

Jika dilakukan secara rutin, disiplin dan dibarengi dengan olahraga, berat badan akan turun 0,5 – 1 kilogram dalam satu minggu. Penurunan ini merupakan hal yang wajar dan cukup direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO).

Baca Juga: Mengenal Diet ‘Massal Kotor’ Untuk Menambah Berat Badan, Ini Efek Sampingnya

“Idealnya maksimal pengurangan kalori per hari minimal 500, disarankan jangan terlalu banyak,” imbuhnya.

“Kalau mau ideal, jangan langsung turun 20 kg (berat badan) per minggu, tapi kurangi bertahap setiap minggunya dengan pola makan yang sehat,” tambah Aria.

Aria menegaskan, bagi Anda yang menggunakan obat penurun berat badan untuk menurunkan berat badan, tentu ada konsekuensinya. Menurutnya, penurunan berat badan secara instan bersifat permanen atau tidak stabil.

“Kalau minum obat penurun berat badan bisa turun, turun banyak, tapi harus dilihat dulu apa penyebab turunnya, apa karena massa otot yang berkurang malah jadi riak, kalau air yang turun bisa dehidrasi. harusnya berat badan turun lemak tapi massa otot bertambah,” ujarnya.

Artikel menarik lainnya:

Source: news.google.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button