Pola makan yang tidak tepat dapat menyebabkan anemia defisiensi besi - informasi
Kesehatan

Pola makan yang tidak tepat dapat menyebabkan anemia defisiensi besi

Demi menurunkan berat badan dan memiliki tubuh yang ideal, banyak orang rela melakukan diet. Sayangnya, tidak semua orang tahu persis makanan apa saja yang baik untuk tubuh mereka.

Risiko terkena anemia juga semakin dekat karena pola makan yang tidak tepat. Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 30 persen penduduk dunia menderita anemia. Anemia sering terjadi pada wanita hamil, anak-anak dan pelaku diet.

“Salah satu orang yang rawan terkena anemia adalah mereka yang pola makannya salah. Anemia biasanya karena pola makan yang salah,” kata dr dr TB Djumhana Atmakusuma, SpPD-KHOM dalam Peringatan Hari Kampanye Besi Sedunia 2022, Rabu (30/11/2022).

Lanjut Popmama.com siap berdiskusi Nutrisi yang tidak tepat dapat menyebabkan anemia defisiensi besi.

1. Zat besi merupakan unsur terpenting dalam pembentukan sel darah merah

1. Zat besi merupakan unsur terpenting dalam pembentukan sel darah merahFreepik/benzoix

Anemia diet yang tidak benar dapat terjadi akibat tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari nutrisi tertentu. Kondisi ini bisa semakin parah jika penderita memang sudah mengidap penyakit tersebut sejak awal.

Zat besi merupakan unsur terpenting untuk pembentukan sel darah merah. Salah satu fungsi tubuh adalah membangun sistem imun yang baik. Jika zat besi dalam tubuh tidak tercukupi maka dapat menyebabkan munculnya anemia defisiensi besi.

“Tubuh mengalami kekurangan zat besi dan jika tidak ditangani dapat menjadi anemia defisiensi besi,” kata Dr Djumhana.

2. Pola makan yang salah dapat menyebabkan anemia defisiensi besi

2. Pola makan yang salah dapat menyebabkan anemia defisiensi besiPopmama.com/Sania Chandra

Asupan zat besi bisa didapatkan dari daging merah, terutama daging sapi dan kambing. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi sayuran hijau, telur, dan susu.

Jika program diet Anda mengharuskan Anda menghindari daging merah, telur, susu dan juga sedikit asupan sayuran, hal ini bisa menjadi penyebab anemia defisiensi besi.

Perlu dicatat bahwa wanita membutuhkan lebih banyak zat besi daripada pria. Meski sedang diet, wanita setidaknya harus tetap mengonsumsi makanan tersebut agar tubuh tidak kekurangan zat besi.

Tubuh yang kekurangan zat besi dapat menyebabkan keluhan lemas, gangguan konsentrasi, kuku cepat patah dan lidah sakit.

“Kekurangan zat besi dapat membatasi pengiriman oksigen ke sel, mengakibatkan seringnya kelelahan, tidak produktif, dan kekebalan tubuh berkurang. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan zat besi dalam tubuh sangat penting untuk kesehatan, sebagai salah satu cara mengatasi kelelahan dan anemia,” ujar dr Djumhana.

3. Tips melakukan aktivitas diet yang benar tanpa anemia

3. Tips mengikuti pola makan yang benar tanpa terkena anemiaFreepik/rawpixel.com

Untuk menghindari cara diet yang salah, kita perlu mengetahui tips diet yang benar. Berikut beberapa tips cara mengikuti program diet yang benar agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan termasuk anemia.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Diet dapat bekerja dengan optimal bila diimbangi dengan aktivitas fisik, seperti olahraga.
  • Selain memilih porsi makanan, pilihlah makanan yang rendah gula dan lemak. Hindari minuman manis dan beralkohol.
  • Jika Anda mengalami obesitas, cobalah untuk mengurangi 5-10 persen berat badan Anda di awal dengan mengurangi 0,5-1 kg berat badan setiap minggunya.
  • Orang dewasa berusia 19-64 tahun disarankan untuk melakukan latihan aerobik intensitas sedang selama 150 menit per minggu.

Nah itulah ulasan terkait Nutrisi yang tidak tepat dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Untuk menurunkan berat badan tanpa menjadi anemia, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori harian. Hal ini karena keadaan dan kebutuhan setiap orang berbeda.

Baca juga:

Source: news.google.com

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button