Bertemu dengan Menteri Inovasi dan Teknologi Hungaria, Ini Yang Dibahas Menteri Perhubungan - informasi
Teknologi

Bertemu dengan Menteri Inovasi dan Teknologi Hungaria, Ini Yang Dibahas Menteri Perhubungan

ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Reporter berita: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Santo Anna Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bertemu dengan Menteri Inovasi dan Teknologi Hongaria, Mr. Laszlo Palkovics pada Selasa (30/8).

Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk membahas kemungkinan kerjasama dalam berbagai proyek pembangunan transportasi. Selain itu, kedua menteri juga membahas pengelolaan fasilitas pengujian kendaraan (tempat pembuktian).

daerah uji menjadi salah satu keunggulan Hongaria. Kami ingin belajar dari pengalaman ini,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (31/8).

Menteri Perhubungan mengatakan Hongaria sudah memiliki fasilitas tempat pembuktian disebut ZalaZone yang terletak di ibukota Budapest.

‚ÄúSetelah bertemu Pak Palkovics, saya mengunjungi ZalaZone, fasilitasnya tempat pembuktian milik Hongaria,” kata menteri transportasi.

Baca juga: Kabar Gembira, Harga Tiket Pesawat Turun 15%

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perhubungan mendorong kerja sama pelatihan, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang transportasi. Termasuk tentang manajemen tempat pengujian, dengan universitas serta dengan pemerintah Hungaria dan sektor swasta.

Saat ini, Kementerian Perhubungan sedang mempersiapkan konstruksi tempat pembuktian atau pusat uji kendaraan bermotor dengan luas kurang lebih 90 ha dengan standar internasional (United Nation Regulation/UNR). Pembangunan akan dilakukan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Dunia Usaha (PPS).

Lingkup kerja sama meliputi rancang bangun fasilitas uji dan fasilitas pendukung, pengadaan alat uji dan fasilitas pendukung, pemeliharaan fasilitas hingga peningkatan kapasitas atau pelatihan.

dengan memiliki tempat pembuktian standar internasional dan diakui oleh ASEAN Mutual Recognition Agreement (MRA). Indonesia tidak lagi harus menguji kendaraan bermotor di luar negeri.

Manfaat lainnya antara lain peningkatan kualitas kendaraan yang memenuhi aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan, penyelarasan persyaratan teknis dan peningkatan ekspor produk otomotif antar negara ASEAN yang diakui.

Usai Hungaria, Menteri Perhubungan akan bertolak ke Austria pada Rabu (31/8) untuk menemui pimpinan perusahaan kereta gantung internasional (kereta gantung / kereta gantung) kelompok Doppelmayr.

Lihat berita dan artikel lainnya di Google Berita

DONASI, dapatkan voucher gratis!

Dukungan Anda akan meningkatkan semangat kami untuk menghadirkan artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ucapan terima kasih atas perhatiannya, ada voucher gratis senilai donasi yang bisa digunakan untuk berbelanja di KONTAN Store.

Reporter: Vendy Yhulia Susanto
Editor: Anna Suci Perwitasari

Source: nasional.kontan.co.id

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button